Pemuja Pelangi

Sadarlah.

Ini sudah seribu tahun berlalu.

Sudah saatnya engkau bangkit dari tidur panjangmu

Aku takkan membangkitkanmu seperti seorang putri salju

Yang perlu sepotong cumbu untuk diadu

 

Sadarlah,

Aku tahu,

Kalau kau sebenarnya mendengarkan aku.

 

Sadarlah,

Kalau pelangi yang kau puja dulu,

Kini sudah mati dimakan sang waktu

 

Sadarlah,

Aku sudah mulai lelah berjalan memutar waktu

sembari berharap temukan sisa hatimu

 

Coba mengertilah,

kalau kau sudah jadi bagian hidupku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s